Februari 25, 2013

Ini sangat sekarang, ya Allah. Terima kasih -banyak.


Bukan siapa-siapanya semesta

Februari 19, 2013


“Jangan-jangan Tuhan menyisipkan harapan bukan pada nasib dan masa depan, melainkan pada momen-momen kini dalam hidup—yang sebentar, tapi menggugah, mungkin indah."


Goenawan MohamadCatatan Pinggir 7

Februari 17, 2013

H+365

Pasukan + Teh Nafa




Hallo! Kalau kalian ingat tahun lalu... ini belum tanggal 19 Februari emang, tapi kalau hitungan hari sekarang H+365 harinya LKBB XXI. Hehehe semangat untuk kita semua :)

"ini keluarga kedua gue, mereka selalu peduli dengan kondisi gue, mereka peduli satu sama lain. mereka selalu berusaha untuk ga saling nyakitin yg lain" - Ecy.

Februari 14, 2013

Dasar cupu. Gini aja gabisa. Se-me-le-lah-kan itu kan? Ayolah lebih keras lagi sama diri sendiri. Gamau kan hari ini berulang lagi? Gamau kan? GAMAU KAN?

Februari 13, 2013

H+1

Kesatu.
Percakapan super pagi.
Q : Gimana?
A : Ya lu tau lah, kesel.
Q : Semangat ya.
Engga ngerti harus memulai dari mana, dalam kondisi seperti ini bukan hanya ingin dimengerti kan kamu? Coba ngerti dikit, coba dengerin dikit. Cape loh ada disini, maaf mengeluh. Tapi ini kenyataannya. Terlalu sedemikian rupakah untuk terus mencerna hal-hal yang demikian. Bahkan kalau kamu mengerti, beberapa kali saya menghindar. Gamau untuk terlanjur lama, karena terlalu membatin, teman:') Maaf
Kedua.
"Jangan bersuudzon, bukan saya atau dia yang marah. Saya disini bukan untuk meminta alasan dari kamu. Tapi ini mutlak kesalahan kamu. Mutlak." Apa kalimat itu bukan suudzon? Bukannya adil ga selalu sama? Kesel paraaaah kan? Silakan kalau ga mau mendengar, tapi kalau permulaan kalimatnya itu 'jangan bersuudzon' bukannya malah jadi aneh ya?
Ketiga.
"Gila. Afu bisa ijit."
Gimana ga ijit kalau kenyamanan terancam?
Keempat.
Hectic sama renang dan nf. Kondisi badan yang begini makin bikin asdfghjkl. Sungguh. Akhirnya nf karena ada pelajaran mate dan besok ulangan mate. Seperti biasa pengen nendang anak yang minta ditendang perutnya itu. Halah gabisa apa mulutnya sedetik mingkem dan ga menyepelekan hal apapun? Terlanjur kesel dan pulang.


Jujur, hari ini semuanya berjalan ga sesuai ekspektasi. Yang disalahkan dan dipaksa untuk diam serta ga minta apa-apa. Yang menghindar, mengalah dan kembali menjadi noah untuk mencoba mengerti lebih-lebih-lebih-lebih-lebiiiiiih banyak lagi.
emotion



Februari 09, 2013

sakali sih





Masih mengidolakan

"Bukankah esensi dari kepemimpinan adalah perngorbanan. Karena pada akhirnya seorang pemimpin harus berkorba, berkorban, berkorban dengaan berani mengambil sikap. Memimpin dengan memberi contoh, bukan dengan ketakutan atau rasa belas kasihan pada diri sendiri." Bambang Pamungkas, Antara Rasa Cinta dan Tanggung Jawab

Februari 06, 2013

"Kalian mungkin memiliki masa lalu yang buruk, tapi kalian memiliki kepal tangan untuk mengubahnya."

"Rasa sakit yang timbul karena perbuatan aniaya dan menyakitkan dari orang lain itu sementara. Pemahaman dan penerimaan tulusdari kejadian menyakitkan itulah yang abadi."

"Bukan sisa-sisa, tapi berikanlah yang terbaik. Karena yang terbaik itu akan kembali kepada kalian."

"Seseorang yang memiliki tujuan hidup, maka baginya tidak akan ada pertanyaan tentang kenapa Tuhan selalu mengambil sesuatu yang menyenangkan darinya, kenapa dia harus dilemparkan lagi ke kesedihan. Baginya semua proses yang dialami, menyakitkan atau menyenangkan semuanya untuk menjemput tujuan itu."

Tere Liye, Rembulan Tenggelam di Wajahmu

kenapa harus?

Setelah membongkar semua barang dan merapikannya gue menemukan "KENAPA HARUS?" seharusnya kalian ingat ini. Dan untuk gue sendiri sangat membantu disaat seperti ini. Beberapa isinya:

"Lo harus bantu anak-anak kecil itu juara, jangan cuma jadi mimpi indah aja" - Kang Ucok, XII
"Bersikukuh ketika kuat dan memegang janji ketika sedang kurang kuat"
"Menangani rintangan dan kekecewaan akan lebih mudah jika anda berhadapan dengannya"
"Doko made mo nintai shite doryoku suru; bertahan sampai kemanapun juga dan berusaha habis-habisan"
"Kita harus iri pada mereka yang bertarung, pada mereka yang menguji diri sendiri untuk mencapai kebesaran"
"Heranarbeiten, einbruch, kampfider tiefzonel; maju, masuk, bertempur di dalam"


Dan setelah menemukan semuanya, gue kangen. Kangen kalian.

Februari 03, 2013

HUFT




Hai! Lagi ketir.
Hahaha lagi asik sama weebly.com dan sesaat meninggalkan blogger. Lagi pula cuma spamming dan menjadi konsumen ini kan? Lagi fudul, terus ketemu blog orang, ganteng orangnya tapi ga tinggal di Indonesia saat ini. Islam. Tapi foto-fotonya alay gitu hipotesis gue dia humoris, berlagak alay tapi sebenernya enggak. Lagian gue alay kalau dipertemukan pasti jadi ga alay kan? Hipotesis lainnya dia narsis, terbukti diblognya banyak banget foto dia. Ya terus ketemu link lain, gue baca intinya bokapnya meninggal dan dia gada disebelahnya. Imagine deh. Terus udah deh bingung mau fudul siapa lagi.
Gue lagi dilema, dilema sekolah. Dilema fisika yang nyari kesetimbangan benda tegar aja susah, sesusah kesetimbangan agar hati bisa tegar. Dilema kimia yang kelebihan sedikit warnanya pekat kekurangan warna bening, sama kek hidup yang berlebihan tak baik. Dilema matematika karena ditinggal guru. Dilema mau lanjut kemana. Dilema sama apa yang udah dan akan gue kerjain. Dilema. Semuanya dilema seperti cherrybelle, hidup ini cherrybelle bung. Dilema. Seharusnya udah move on ke "Brand New Day"nya Cherrybelle emang. Tapi apa mau dikata... Dilema kenapa hidup ga kaya sinkronisasi saluran pencernaan dan pernafasan yang punya epiglotis aja. Maksud gue, lu diarahkan untuk tidak terjebak dalam lautan luka dalam hingga tak tau arah jalan pulang. Engga, gagitu. Gue punya satu pertanyaan yang kesannya menyebalkan terus menari dan bernyanyi dalam otak dan hati, gue sendiri gangerti gimana nyusun jadi pertanyaannya. Jadi lebih baik cabut aja, karena laper.
This reality really asdfghjkl for me, for sure. And I did it a-lot. A-lot.

Februari 01, 2013

jumat

Ini tadi pagi. Gue yang sebelah kiri dan lawan bicara gue yang sebelah kanan.


Beberapa saat kemudian gue berbicara bukan dengan orang yang diatas.