September 19, 2012

18.9

"Ya Allah matikan rasanya. Tinggalkan satu, hanya rasa itu."

Itu doa yang terus gue ucap dari 12 jam yang lalu. Mau nangis tapi gabisa.

"Ma harus gimana? Maaf ma...."
"Kamu pulang aja dulu. Mau gimana lagi?"

"Pantesan feeling udah ga enak dari kemarin"

Salah ga sih kalo sekarang gue malah ngeblog? Bukannya belajar buat mate & tik, yang hari ini mau ngelaksanain duet test. Bukan jugangebuka buku itu dan ngerjainnya Biasanya, semales-malesnya gue masih gue buka dan akhirnya gue kerjain. Tapi kali ini niatannya ilang, meski ada perasaan gaenak.
Gue sedang mencari cara untuk lupa, dan kalau bisa Allah ngizinin untuk matiin rasa secara terus-terusan, biar kuat gitu maksudnya. Entahlah toh ga akan balik. Ganyangka ada yang sejahat itu. Mungkin saat ini cuma akan terus ngeluh kepada-Nya.


September 13, 2012

misteri buku biologi

shock adalah ketika ngeliat buku biologi disitu.
gue sama widi keilangan buku biologi kita dikelas. seinget gue sih, gue udah ngambil bukunya pas hari dibagiin itu. ya, berarti ini salah gue sendiri. mau nangis sih rasanya, catatan dibuku bio itu seabrek. akhirnya dengan ikhlas gue nyalin semuanya dibuku baru. dan baru 2 hari yang lalu selesai.

dan tadi!!! pelajaran terakhir itu mate dan gue menemukan seperti buku bio dari kejauhan. ga sengaja gue ngeliat pojok meja komputer dan disana ada 2 buku yang menurut gue salah satunya itu mirip banget semacam duplikat buku gue. fyi, buku bio yg baru gue bikin sama kek yang ilang. dengan sigapnya gue lari dari meja gue dan...... bener aja!!! itu buku gue sama widi. ya Allah mau nangis rasanya. seneng sih buku bionya ketemu tapi selama ini apa maksudnya....

gue nyari bukunya dibeberapa kelas dan kelas gue sendiri gue obrak abrik, dan dimeja komputer gue obrak abrik juga. terus tiba-tiba ketemu gitu aja. sebelum ilang gue sangat inget kalo gue udah ambil bukunya dan gue taroh di meja gue. apa maksudnya ini semua. naas.

September 09, 2012

...

"Pandawa semangat!"

"Fu, tenang. Tahan. Teman kamu yang lain bisa. Habisin, kuat."

"Kalian itu komplit, ada........ dan afu yang membela temannya."

"Kalian perlu berapa hitungan?"

"Prioritas itu bukan ditempat dimana kalian ngerasa nyaman,tapi dimana kalian bisa jadi seperti diri kalian yang sekarang."

"Kalau kalian memang ingin membantu sekaranglah saatnya."

"Fu turun!"

"Afuvianti Driantika lulus."

Dan masih banyak cuplikan lainnya. Bareng 18 orang lainnya yang ripuhnya maksimal dan gilanya lebih maksimal lagi. Ya, gue patut bersyukur karena dapet izin semudah ini dari orang tua. Ganyangka dan gaterasa banget secepat ini, insyaAllah semuanya dipermudah dan bisa sukses.

September 07, 2012

ga bagaimana tapi mengapa. ga apa tapi siapa.

bokap nyokap gue udah ngasih banyak kelonggaran selama semester ini, gue sudah bisa pulang agak malam. asalkan gue izin dengan jelas.
untuk yang satu ini......
gue hanya bingung dengan cara apa mereka dan mereka mengerti
kalau mendengarkan aja gapernah.
mungkin titik kesalahannya ga dari satu orang tapi dari beberapa orang. cuma tau sendiri lah ga semua orang sekuat capit kepiting, ada juga kali yang kaya sirip ikan. ya dan kita bukan edelweiss yang bagusnya selamanya, tapi bukan bunga bangkai juga. gue nganggep kita bunga melati. kecil tapi wanginya kemana-mana dan putih! suci! ngerti sendiri kan kenapa setiap saat ngomongin ini selalu nangis. gapeka aja sih law. sesuai tittle post ini, ga bagaimana tapi mengapa dan ga apa tapi siapa.


“I believe that imagination is stronger than knowledge. That myth is more potent than history. That dreams are more powerful than facts. That hope always triumphs over experience. That laughter is the only cure for grief. And I believe that love is stronger than death.” ― Robert Fulghum

September 05, 2012

ini nih.

gue gatau kenapa. gue ngerasa ada yang berbeda dengan 2 hari ini, jujur merasa lebih produktif dan tenang. mungkin karena 2 hari ini makin dekat dengan-Nya. maksudnya bukan gapernah kek gitu, tapi gue ngerasa malu dengan apa yang gue perbuat. gue dateng ketika gue perlu dan mengeluh mulu rawr rasanya....
ya akhirnya hari ini, gue ngerasa optimal dan jatuh karena satu hal. miris. tanggung jawab nih fuuu pft. tapi Dia selalu ada disaat seperti ini, itu dan lainnya masih menguatkan.
minggu ini bener-bener ketemu orang-orang yang gils. terakhir gue ketemu ibu-ibu stress, dia pake kerudung dan teriak "Allah akan selalu melindungi kita." 1000% i'm yours.
tadi sepulang sekolah, gue ngerasa.... "well dude, finally. this is what i'm waiting for." akhirnya apa yang selama ini ditahan, meluap. gue masih bingung, jujur tidak puas tapi batin meronta *eaaa. yaudah pokonya gitu. emosi sih, tapi "yang mengalah bukan selalu yang salah dan kalah kan?". pokonya makasih tapi kadang tolong dengarkan juga ya. like u usually say aja lah sayangku, this is ours not yours. :)
ok pokonya lu baca blognya dinna aja mendingan, tapi gue gatau apa namanya. papay *waving hand*  




"Never doubt that a small group of thoughtful, commited, citizens, can change the world.
Indeed  it is the only thing that ever has." - Margaret Mead
In